Batu Dinding Jadi Panggung Nasionalisme, Ratusan Peserta Siap Kibarkan Merah Putih Raksasa

Batu Dinding Jadi Panggung Nasionalisme, Ratusan Peserta Siap Kibarkan Merah Putih Raksasa

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, para pemuda yang tergabung dalam sejumlah komunitas akan menggelar pengibaran bendera Merah Putih berukuran raksasa, yakni 25 x 15 meter,  di kawasan Batu Dinding, Samboja Barat. 

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu, 16 Agustus 2025 hingga puncaknya pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI. Selain pengibaran bendera, acara ini juga akan dirangkai dengan Kemping Terbuka yang melibatkan para penggiat outdoor dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

“Insya Allah 17-an ini kami ke Batu Dinding, dengan bendera yang lebih besar, dan kolaborasi dengan 12 organisasi lain di Samboja Barat - Samboja - Muara Jawa,” ujar Syaiful, Koordinator Steering Committee kegiatan ini.

Kegiatan ini selain untuk menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan RI, juga sekaligus menanamkan semangat nasionalisme dan bela negara di kalangan pemuda. Dengan target peserta sekitar 300 orang, panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum silaturahmi lintas komunitas dan organisasi.

“Kami berharap lewat kegiatan ini, silaturahmi lintas organisasi/komunitas semakin terjalin kuat, dan menghadirkan peluang-peluang kolaborasi baru dalam kegiatan-kegiatan serupa ataupun di bidang lainnya,” tambah Syaiful.

Dukungan terhadap kegiatan ini terus mengalir dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, mahasiswa KKN, penggiat alam bebas, hingga komunitas kemping se-Kalimantan Timur. Banyak yang menyambut antusias karena kegiatan semacam ini tergolong langka di wilayah Kaltim.

“Kegiatan seperti ini jarang dilakukan di Kalimantan Timur, sejauh ini hanya dilakukan di Paser dan Samboja. Jadi banyak yang penasaran dan ingin ikut berpartisipasi,” jelas Syaiful.

Kegiatan ini dirancang untuk bersifat berkesinambungan. Panitia berencana menjadikannya sebagai agenda rutin tahunan, namun dengan konsep yang terus diperbarui agar setiap pelaksanaan memiliki daya tarik dan kesan tersendiri.

“Kami ingin setiap kegiatan punya suasana dan tempat yang berbeda, agar para peserta mendapatkan pengalaman yang mendalam dan tak terlupakan,” tutup Syaiful.

Dengan semangat kolaborasi dan cinta tanah air, pengibaran bendera raksasa di Batu Dinding ini diharapkan menjadi simbol kuat persatuan dan semangat kemerdekaan yang terus menyala di hati generasi muda Kalimantan Timur. (kn1/rhi)