Anugerah Kebudayaan 2025, Dorong Generasi Muda Kukar Mengenal Warisan Seni Lokal
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam pelestarian seni dan budaya lokal melalui Anugerah Kebudayaan 2025. Acara penghargaan ini digelar sebagai rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 di Taman Tanjong Tenggarong, menghadirkan pelaku seni, budayawan, dan pemerhati kebudayaan.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, bersama Plt. Sekretaris Disdikbud Pujianto dan Kabid Kebudayaan Disdikbud Puji Utomo. Penghargaan ini diberikan untuk menghormati dedikasi para seniman dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya Kutai.
“Ini adalah bentuk apresiasi tulus Pemkab Kukar terhadap bapak dan ibu yang selama ini menjaga warisan seni dan budaya di Kukar,” ujar Pujianto, mewakili Kepala Disdikbud Kukar.
Selain piagam, penerima penghargaan juga mendapatkan dana pembinaan, masing-masing Rp 15 juta untuk individu dan Rp 25 juta bagi kelompok, sebagai dukungan kelanjutan pelestarian budaya. Tahun ini, Anugerah Kebudayaan menghadirkan lima kategori penghargaan: Mahestro Seni, Mahestro Tradisi, Pelestari, Pelopor/Pembaru, serta Komunitas/Kelompok/Lembaga.
Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, melalui Asisten II menekankan bahwa acara ini menjadi sarana strategis untuk mengintegrasikan pelestarian budaya dengan pendidikan karakter dan inovasi berbasis kearifan lokal. Program pendukung seperti Jaga Kukar Lestari dan Internet Desa Gratis turut dimanfaatkan untuk mendigitalisasi dan mendokumentasikan warisan budaya agar lebih mudah diakses generasi muda.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghargai prestasi seniman, tetapi juga menjadi pemacu bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai seni tradisional.
“Dengan melibatkan anak-anak muda, budaya Kutai akan terus hidup dan berkembang di tengah modernisasi,” ujarnya.
Melalui Anugerah Kebudayaan 2025, Pemkab Kukar menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi pilar pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan identitas dan martabat Kukar di tingkat nasional. (adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)
adminKN