Bersama Timnas Allstars, Taufan Pesepak Bola Asal Kukar Akan Lawan Barcelona dan Atletico Madrid

Bersama Timnas Allstars, Taufan Pesepak Bola Asal Kukar Akan Lawan Barcelona dan Atletico Madrid

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pertandingan tim sepak bola antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia Allstars U-20 dan Bali United U-18 pada Jumat (15/4/2022) lalu di Stadion Internasional Jakarta  berlangsung sengit. Waktu telah menunjukkan menit ke 47 paruh pertama, Timnas Indonesia Allstars telah unggul skor 2-0 atas lawannya.


Meski sudah unggul, namun disaat itu, pemain Allstars tak mengendorkan serangannya, hingga tiba menit ke 48, pemain Allstars bernomor punggung 10. Mencoba serangan langsung dengan menggiring bola ke depan gawang setelah mengocek dua pemain lawan. Namun saat  melepaskan tendangan ke arah gawang lawan, si kulit bundar berhasil dihadang pemain belakang Bali. 


Tetapi bola rebound itu tepat mengarah ke pemain Allstars bernomor punggung 18. Bernama, Muhammad Taufani Muslihuddin, disaat posisinya tanpa penjagaan lawan ini, bola liar itu jatuh tepat di depan kakinya. Dengan kuat ditendangnya ke arah gawang lawan tanpa bisa dibendung kiper. Dan dirinya mencatatkan nama dan sekaligus membawa keunggulan 3-0 atas lawannya, hingga pertandingan babak kedua usai. 


"Ini pertandingan paling berkesan untuk saya, karena bisa cetak gol pertama, selain itu di turnamen ini bisa lawan pemain Barcelona dan Atletico Madrid, pengalaman pribadi yang berharga," ungkap, Muhammad Taufani Muslihuddin, Senin (18/4/2022).


Lalu pria kelahiran Tenggarong, 24 Maret 2002 ini, menceritakan. Bagaimana dirinya bisa dipanggil tim nasional Indonesia All Star dibawah usia 20 tahun dan mengikuti turnamen International Youth Championship (IYC). Pada pertengahan tahun 2021 lalu, manajemen Allstars sudah menghubungi manajemen tim yang tengah diperkuat pemuda ini, yaitu Mitra Kukar. Pemuda ini diminta untuk bergabung dan menjadi bagian dari squad bertabur bintang nasional muda itu. "Kemarin langsung di panggil sama pengurus timnas Allstars u-20, sebetulnya pertandingannya beberapa bulan yang lalu tapi terunda sebab pandemi," ucapnya. 


Pria berusia 20 tahun ini, melanjutkan. Turnamen sepak bola usia muda ini telah dimulai pada tanggal 13 April 2022. Dimana pertandingan perdana itu Indonesia versus Barcelona U-18. Waktu itu Taufan dan kawan-kawan berhasil menahan imbang tim Catalunya dengan skor 0-0. Dan sambungnya, Ahad kemarin (16/4/2022), Atletico Madrid menang tipis atas Indonesia, dengan skor akhir 2-1. "Ini pertandingan dengan tujuan menambah pengalaman bermain,"sebutnya. 


Diteruskannya, pertandingan di turnamen ini bagian terbaik dari kariernya. Karena sejak kecil sudah bercita-cita mendambakan menjadi pemain sepak bola profesional dan bertanding dengan tim ternama. Ini juga menjadi salah satu kesempatan dirin=nya untuk bertanding bersama dua tim akademi ternama yakni asal Spanyol. "Ini pengalaman berharga untuk saya, dan merasa senang karena dapat menit bermain," bebernya. 


Dirinya juga merincikan bagaimana dirinya bisa menjadi pemain sepak bola. Semua di tahun 2015 silam, saat usianya baru 13 tahun. Kecintaan dengan sepak bola, membuat dirinya mengikuti sekolah sepak bola (SSB) di tempat kelahirannya. Tiap harinya dirinya berlatih bersama teman-teman di lapangan sepak bola stadion Rondong Demang Tenggarong. "Alhamdullilah dari kecil saya sudah bercita-cita mau menjadi pemain sepak bola," sambungnya. 


Disambung, Taufani, sapaan akrab Muhammad Taufani Muslihuddin, dalam keluarga dirinya bukan orang pertama yang menjadi pemain sepak bola. Dahulu pada tahun 1980 ayahnya bernama Jukran, juga seorang pesepak bola untuk tim lokal yakni Persiku (Persatuan Sepak Bola Kukar) "Dan orang tua menekan saya waktu itu untuk bisa menjadi pemain bola profesional," sebut laki-laki fans Real Madrid, tesebut.


Selain itu anak bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Bapak Jukran dan Ibu Maya Sari Ini, menyebut. Selama menjadi pemain sepak bola banyak suka dukanya, hal paling tidak mengenakkan disaat selalu menempati bangku cadangan. Dimana pelatih tidak memberikan menit sedikitpun untuk bermain. Tetapi "Alhamdullilah hal seperti itu menjadi motivasi, jadi lebih giat berlatih, dan akhirnya bisa bermain waktu penuh,"sebutnya.


Selain itu sejak awal tahun 2022 ini dirinya tak lagi membela tim Mitra Kukar, karena masa kontraknya yang telah berakhir. "Untuk pertimbangan tim yang akan dipilih nanti mau ngomong sama orang tua dulu. Untuk bisa pilih tim yang mana," tutupnya. (*/kn1/rhi)