Cegah Anak Jangan Sampai Diare, Jadi Pemicu Stunting

Cegah Anak Jangan Sampai Diare, Jadi Pemicu Stunting

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA — Penyakit diare memiliki dampak langsung pada kesehatan anak dan juga berkontribusi besar terhadap penyebab kasus stunting di wilayah Kutai Karanegara (Kukar). Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, kasus diare meningkat tajam  pada tiga tahun terakhir. Diketahui diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang paling banyak menyerang anak-anak.

“Kalau kasus diare tinggi, berarti kesehatan lingkungan kita perlu perhatian khusus. Anak-anak paling rentan karena kebersihan lingkungan sekolah dan jajanan masih kurang terjaga,” jelas Plt. Dinkes Kukar, Kusnandar. 

Diare tidak hanya menyebabkan dehidrasi dan gangguan pencernaan, tetapi juga mengganggu penyerapan nutrisi penting dalam tubuh anak. Hal ini berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan mereka. Diare dapat menurunkan berat badan dan tinggi badan anak secara signifikan, yang berisiko menyebabkan stunting.

“Anak yang mengalami lebih dari lima episode diare sebelum usia dua tahun cenderung memiliki hasil kognitif yang lebih rendah saat usia sekolah,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kukar pun gencar melakukan berbagai intervensi untuk menekan angka stunting, termasuk melalui kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta pentingnya menjaga kebersihan dan asupan gizi sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun anak.

Dengan sinergi antara edukasi, intervensi medis, dan peningkatan layanan kesehatan, Dinkes Kukar berharap angka stunting dapat terus ditekan dan anak-anak Kukar tumbuh sehat serta berdaya saing.

“Kami terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi di 1.000 hari pertama kehidupan. Diare yang berulang membuat tubuh anak lebih fokus pada penyembuhan daripada tumbuh kembang,” pungkasnya. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)