DPMPTSP Buka Rekrutmen Tenaga Outsourcing untuk MPP Kukar

DPMPTSP Buka Rekrutmen Tenaga Outsourcing untuk MPP Kukar

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Mal Pelayanan Publik (MPP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera diresmikan. Dengan adanya MPP tentunya bakal membantu mempermudah pelayanan perizinan dengan cepat, terjangkau bagi masyarakat Kukar. 


Peresmian direncananya bakal dilakukan pada bulan Desember dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar sudah membuka rekrutmen tenaga outsourcing demi menunjang pelayanan. 


Kepala DPMPTSP Kukar Bambang Arwanto menyebutkan, tujuan pembukaan rekrutmen ini untuk menyesuaikan pelayanan berbasis elektronik MPP. "Saat ini sebanyak 20 entitas pelayanan publik sudah memiliki aplikasi masing-masing, dan itu bakal kita sinkronkan. Oleh karena itu, diperlukan basis IT, jaringan hingga programmer. Makanya kita harus persiapkan SDMnya di awal, terutama Customer Service, " ucap Bambang. 


Sedangkan untuk lowongan deskjob yang sedang dicari DPMPTSP Kukar sebanyaj dua programmer, yaitu dua teknisi jaringan, satu multi media dan dua customer service serta dua technical support. Ditambahkan nya untuk kisaran gaji yang bakal diterima mulai dari Rp 3 sampai dengan 4 juta. Pembukaan rekrutmen telah dimulai sejak Kamis (27/10/2022) kemarin. 


"Masyarakat dapat mengumpulkan berkasnya berdasarkan keahlian dan keperluan administrasinya ke kepegawaian.dpmptspkukar@gmail.com," sebut Bambang. 


Dikatakan Bambang, rekrutmen telah diatur dalam peraturan pemerintah No 24 Tahun 2018 terkait pelayan publik Indonesia dari manual menuju elektronik. Oleh karena itu, setiap perangkat SDM diminta untuk bisa menyesuaikan dan memahami kemampuannya. 


"Karena itu kami membuka open recruitment terkait teman-teman yang memahami jaringan dan program," ujarnya.


Walaupun tenaga penunjang yang dicari masih setengah dari yang diperlukan. Ia beralasan karena DPMPTSP Kukar masih ingin melihat efisiensi MPP hingga berapa kapasitasnya. "Kalau untuk tenaga yang lain juga kita maksimalkan yang ada. Karena harapannya dengan adanya MPP ini masyarakat bisa sangat mudah mengurus perizinan," pungkasnya. (adv/dkom/kn1/rhi)