Lapas Tenggarong Buka Layanan Besuk Tatap Muka Secara Terbatas

Lapas Tenggarong Buka Layanan Besuk Tatap Muka Secara Terbatas

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong, kembali membuka layanan besuk tatap muka.  Layanan ini dilakukan secara terbatas dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi dari para pembesuk.


"Hanya bisa dikunjungi oleh keluarga maksimal selama 15 menit," ucap Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong, Agus Dwirijanto. Selasa (5/7/2022).


Selain itu yang terpenting pembesuk wajib sudah divaksin ketiga atau booster. Atau melengkapi surat keterangan bebas Covid-19 berupa Rapid Antigen atau PCR. Aturan ini sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-12.HH.01.01 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Mekanisme Terhadap Layanan Kunjungan Secara Tatap Muka dan Pembinaan yang Melibatkan Pihak Luar. “Satu orang warga binaan selama satu minggu hanya bisa sekali dibesuk,” tambahnya.


Berdasarkan laporan yang ia terima, pada hari pertama layanan besuk tatap muka, sebanyak 14 warga binaan dikunjungi oleh keluarganya. Meski begitu, layanan video call yang menjadi pengganti layanan besuk masih disiapkan. Hal ini mengantisipasi bila ada keluarga yang belum bisa menjenguk secara langsung.


“Kita tetap siapkan, kalau memang tidak lengkap vaksin dan tidak sempat melakukan antigen, kita siapkan video call saja. Paling tidak ada solusinya,” lanjutnya.


Terakhir kali, kunjungan seperti ini berlangsung pada Maret 2020 dimana kasus Covid-19 sudah ditemukan di Kukar. Akibat pandemi, dilakukan berbagai pembatasan kunjungan demi mencegah penularan kasus Corona di dalam Lapas.


Terkait persiapan layanan besuk saat Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah, dirinya berencana akan memindahkan lokasi layanan besuk ke tempat yang lebih luas, yakni lapangan di tengah Lapas. Tentunya dengan tetap menerapkan aturan maksimal waktu kunjungan selama 15 menit. Diharapkan warga binaan dan keluarganya bisa bertemu langsung dan makan bersama-sama dengan warga binaan lainnya. "Saya inginkan Salat Ied di lapangan kita ketemukan di lapangan warga binaan dan keluarganya,” tutupnya. (kn2/rhi)