Penanganan Bersama Atasi Stunting di Kecamatan Muara Badak

Penanganan Bersama Atasi Stunting di Kecamatan Muara Badak

kukarnews.id, MUARA BADAK - Pemerintah Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah melakukan sejumlah kegiatan dan tindakan dalam penanganan stunting di daerah ini. Kerja bersama ini bentuk mendukung program Pemkab Kukar dalam menurunkan angka stunting di seluruh kecamatan.

Camat Muara Badak, Arpan, menyebutkan penanganan stunting sudah cukup membuahkan hasil yang baik, intevensi penanganan tepat sasaran dilakukan berdasarkan hasil pengukuran dan penimbangan serentak yang dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Data tersebut digunakan untuk menentukan anak-anak yang memerlukan PMT dan penanganan oleh dokter spesialis anak

"Melalui hasil pengukuran dan penimbangan balita serentak secara nasional di seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada bulan Juni kemarin, diperoleh data sejumlah anak yang masuk dalam kategori gizi buruk, gizi kurang, berat badan kurang, berat badan tidak naik, hingga stunting. Semuanya sudah terinci untuk disetiap tingkat RT dan Desa di Kecamatan Muara Badak," ujar Arpan.

Dari data prevalensi stunting per-kecamatan tahun 2024 se-Kutai Kartanegara, diketahui bahwa anak yang mengalami stunting di Kecamatan Muara Badak setelah pengukuran dan belum diintervensi adalah sebesar 9,99%

Untuk itu selanjutnya pihaknya bergotong royong menjalankan instruksi Pemkab Kukar dengan pemberian makanan tambahan lokal dan penanganan langsung oleh dokter spesialis anak.

"PMT harus diberikan secara rutin setiap hari, harus tetap dilaksanakan dengan baik," tambah Arpan .

“Khusus balita stunting akibat kurang gizi akan ditangani oleh dokter secara langsung dan didatangi ke tempat yang telah ditetapkan oleh Kepala Desa serta posyandu," lanjutnya.

Terdata bahwa di Kecamatan Muara Badak untuk kasus gizi bermasalah terbanyak pada saat pengukuran di bulan Juni 2024 tersebut ditemukan di Desa Muara Badak Ulu, disusul Tanah Datar, dan Tanjung Limau Sedangkan kasus terendah terdapat di Desa Batu-Batu, Suka Damai, dan Badak Mekar.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kecamatan Muara Badak dengan mengurangi angka stunting secara efektif dan berkelanjutan,”tutupnya. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)