Penanganan Cepat Terkait Meningkatnya DBD di Kukar
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan sejumlah penanganan cepat untuk menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kukar khususnya di Kecamatan Tenggarong mengalami peningkatan tajam dalam beberapa minggu terakhir.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kukar, Supriyadi, mengatakan tercatat sudah ada 147 kasus yang didata oleh Dinkes. Menurutnya, DBD merupakan penyakit yang bersifat musiman. Dan akan menghilang sendiri pada akhir tahun yakni pada bulan September ke atas.
"Mulai Januari, tercatat sebanyak 73 kasus, pada Februari 54 kasus, dan pada Maret sebanyak 20 kasus. Kematian 0 kasus, semoga 0 terus sampai akhir tahun,” jelas Supriyadi.
Maka dari itu, Dinkes terus menggalakkan sosialisasi terkait dengan pencegahan DBD melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dalam program promosi kesehatan (promkes) salah satunya dengan memberantas sarang nyamuk dan menguras penampungan air.
"Dinkes Kutai Kartanegara juga mendukung seluruh puskesmas di wilayahnya dengan pengadaan alat Rapid Diagnostic Test (RDT) tes untuk DBD," urainya.
Hal tersebut salah satu langkah yang dilakukan oleh Dinkes Kukar guna mengantisipasi kasus kematian yang pernah terjadi pada 2022 lalu. Harapannya, semua pasien yang mengalami suspek DBD akan dilakukan tes di laboratorium.
Supriyadi mengakui adanya keterlambatan penanganan yang disebabkan salah diagnosis yang ditemukan selama ini. Saat mendiagnosa dan trombosit darah pasien suspek DBD mengalami penurunan yang menyebabkan kondisi kesehatan pasien menjadi parah.
“Jadi begitu (hasil) RDT-nya positif walaupun hasil laboratorium-nya negatif, tapi mereka harus mengikuti tata laksana DBD agar sampai tidak ada kejadian meninggal atau terlambat penanganan,” pungkasnya. (adv/diskominfo/kkr/kn1/rhi)
admin