25 Ribu Nelayan Produktif Menjadi Sasaran Penerimaan Bantuan

25 Ribu Nelayan Produktif Menjadi Sasaran Penerimaan Bantuan

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Realisasi Program Kukar Idaman yang masuk dalam Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2022-2026 berupa pemberian bantuan 25 ribu nelayan produktif terus digulirkan.


"Kami berharap dapat menyelesaikan bantuan untuk 25 ribu nelayan produktif pada 2024, dan mudah-mudahan pada 2023 ini sudah dapat kami selesaikan," jelas Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin.


Belum lama ini Rendi Solihin juga menyalurkan sejumlah bantuan perikanan kepada beberapa kelompok yang berada di Desa Rempanga, Desa Sepakat, dan Loa Kulu Kota. 


"Penyaluran bantuan kelautan dan perikanan ini merupakan bagian dari Program Dedikasi Kukar Idaman, yang merupakan implementasi dari pembangunan pertanian berbasis kawasan," ucapnya.


Rendi menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup 142 rol kawat tempirai yang diserahkan kepada KUB Cahaya Ketari di Desa Rempanga dan KUB Putra Mahakam di Desa Loa Kulu Kota. 


Selain itu, dua kelompok lainnya, yaitu Pokdakan Lamin Manila Sejahtera di Desa Sepakat dan Pokdakan Mina Mitra Jaya di Desa Loa Kulu Kota, juga menerima bantuan berupa 600 kilogram indukan ikan unggul dan 700 kilogram pakan ikan. Total bantuan yang diberikan mencapai 284 rol kawat tempirai, 1,2 ton indukan ikan unggul, dan 1,4 ton pakan ikan.



Berdasarkan data Dinas Perikanan dan Kelautan Kukar, pada 2021, sekitar 7.000 nelayan dan pembudidaya telah menerima manfaat dengan anggaran lebih dari Rp 130 miliar. Pada 2022, anggaran sebesar Rp 180 miliar dialokasikan untuk memberikan manfaat kepada 8.500 nelayan dan pembudidaya. Sementara itu, pada 2023, tersedia anggaran sebesar Rp 219 miliar untuk 9.500 nelayan di seluruh Kukar.


Diharapkan bantuan yang diberikan dapat memperkuat kelembagaan dan unit usaha dalam pengelolaan sumber daya ikan di desa.


"Semoga seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan pendapatan dan penghasilan para nelayan dan pembudidaya ikan ," pungkasnya .(kn1/rhi/advprokomkukar)