Bebaskan Petani dari Lumpur, Satgas TMMD 130 Padatkan Agregat Jalan Usaha Tani Segmen 1

Bebaskan Petani dari Lumpur, Satgas TMMD 130 Padatkan Agregat Jalan Usaha Tani Segmen 1

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-130 Kodim 0906/Kutai Kartanegara terus memacu pengerjaan sasaran fisik di sektor pertanian pedesaan. Pada Kamis (22/10/2026), personel Satgas menggenjot proses pengamparan material agregat untuk pengerasan Jalan Usaha Tani (JUT) Segmen 1 di Dusun Tudungan, Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu.

 

Langkah pengerasan agregat ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas struktur jalan agar tahan terhadap beban berat. Pembenahan ini menjadi solusi konkret atas keluhan para petani yang selama ini kerap terjebak jalan berlumpur saat mengangkut hasil panen maupun membawa pupuk di musim hujan.

Bintara Satgas TMMD 130 di lokasi pengerjaan, Serma Marno menjelaskan bahwa pemadatan agregat merupakan tahapan penting untuk menciptakan fondasi jalan yang stabil, kokoh, dan tahan lama.

 

"Pengamparan material agregat ini merupakan langkah yang sangat penting untuk memastikan fondasi jalan menjadi lebih padat, stabil, dan tahan lama. Jalan Usaha Tani ini akan menjadi urat nadi perekonomian warga Dusun Tudungan. Kita ingin memastikan akses transportasi menjadi lebih lancar dan aman sehingga petani bisa mendapatkan hasil yang maksimal," terang Serma Marno.

 

Pembangunan akses vital ini disambut sukacita oleh masyarakat setempat yang telah bertahun-tahun merindukan jalan pertanian yang layak. Warga RT 10 Dusun Tudungan, Rohmad, mengaku terharu melihat perubahan fisik jalan yang sebelumnya hanya berupa jalan tanah sempit.

 

"Pembuatan jalan usaha tani ini sudah lama diimpikan oleh para petani di sini. Dulu jalannya hanya jalan setapak yang cuma bisa dilewati kendaraan roda dua. Dengan adanya program TMMD kali ini, jalan setapak itu sekarang sudah lebar dan bisa dilalui kendaraan roda empat berkat pengerasan agregat," ungkap Rohmad penuh syukur.

 

Melalui terbukanya akses jalan yang kokoh dan memadai ini, TMMD ke-130 Kodim 0906/Kukar optimistis mobilitas hasil bumi akan semakin lancar, memangkas waktu tempuh, serta mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani pedesaan secara berkelanjutan. (kn1/rhi)