Dispora Kaltim Beri Penghargaan kepada Ary Febrian Masis Sebagai Pemuda Pelopor Seni Budaya
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96
kukarnews.id, SAMARINDA – Pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-96 yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur di Gelora Kadri Oening, Samarinda, Ary Febrian Masis (23) menjadi salah satu penerima penghargaan. Ia dianugerahi sebagai Pemuda Pelopor dan Pemuda Berprestasi pemuda pelopor dalam kategori seni dan budaya, mengharumkan nama Kota Samarinda.
Ary, yang berasal dari Kabupaten Penajam Paser Utara, juga aktif di bidang seni dan budaya. Ia memilih fokus pada bidang ini karena melihat pentingnya pelestarian budaya lokal, terutama di tengah kemajuan dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang berlangsung di Kalimantan Timur.
"Saya bergerak di bidang seni dan budaya melalui Sanggar Seni Borneo Benua Taka dan sekolah adat yang saya dirikan. Tujuan kami adalah menjawab tantangan masa depan terkait kehadiran IKN, yang bisa berdampak pada pelestarian seni dan budaya lokal. Kami khawatir generasi muda di sekitar IKN akan kehilangan pemahaman dan kecintaan terhadap budaya mereka," jelas Ary.
Sanggar Seni Borneo Benua Taka yang didirikannya berfokus pada pengajaran seni tari, musik, dan nilai-nilai budaya lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah kebiasaan anak-anak muda yang saat ini lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial dan teknologi. Program ini menjangkau peserta didik dari berbagai jenjang usia, mulai dari PAUD hingga SMA, dengan total 210 anak yang terlibat.
"Kami tidak memungut biaya, sehingga siapa pun yang memiliki minat di bidang seni dan budaya bisa bergabung. Fokus utama kami adalah menanamkan nilai-nilai lokal kepada generasi muda, agar budaya kita tetap hidup di tengah modernisasi," ujar Ary.
Ia juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap masyarakat lokal yang merasa tersisihkan akibat pembangunan IKN. Sanggar ini hadir untuk mencegah terulangnya sejarah serupa seperti yang dialami masyarakat Betawi di Jakarta, yang budaya lokalnya terpinggirkan oleh perkembangan kota.
Penghargaan yang diterimanya didasarkan pada evaluasi ketat, termasuk wawancara dan survei langsung oleh dewan juri. Mereka menilai dampak nyata dari kegiatan kepeloporan Ary di masyarakat, terutama kontribusinya dalam membangun dan menjaga budaya lokal.
"Dewan juri melakukan survei langsung dan mewawancarai masyarakat sekitar untuk memastikan bahwa program kepeloporan ini benar-benar berdampak positif. Kami bersyukur bahwa upaya kami di bidang seni dan budaya diakui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tambahnya.
Ary berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi pemuda lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan IKN. Dengan demikian, budaya lokal dapat tetap lestari dan menjadi bagian integral dari kemajuan Kalimantan Timur.
Sementara itu Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi menyebutkan penghargaan ini membawa keuntungan bagi para penerima karena membuka berbagai peluang, termasuk menjadi narasumber dan pembicara dalam kegiatan formal. "Peluang terbuka bagi para penerima penghargaan," ucapnya.
Rusmulyadi berharap para Pemuda Pelopor dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi generasi muda lainnya. Disebutkan, para Pemuda Pelopor ini sudah berdampak langsung bagi masyarakat dengan membuka lapangan kerja dan memberikan kontribusi nyata.
“Harapan kami, semakin banyak pemuda yang terinspirasi untuk berkarya dan menjadi pelopor di masyarakat,” pungkasnya.
(adv/disporakaltim/dc/rhi)
adminKN