Kabupaten Kukar Kembali Sukses Catat Penurunan Angka Stunting Hingga 14% di Tahun 2024
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mencatat kemajuan besar dalam menurunkan angka stunting yang cukup signifikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Berkat kerja bersama seluruh OPD terkait, angka stunting pada tahun 2023 pada posisi 27,1 persen turun menjadi 14 persen pada tahun 2024.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono menyebutkan bahwa pencapaian ini patut mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan hal ini sekaligus menjadikan Kukar sebagai contoh dalam upaya penurunan stunting di tingkat nasional.
Kesuksesan ini disebut sebagai hasil kerja sama yang erat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dan sangat penting untuk dilakukan tindak lanjut seperti intervensi bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu pascapersalinan, dan balita. "Langkah ini penting untuk memutus mata rantai stunting sejak dini dan menjamin tumbuh kembang optimal bagi generasi mendatang di Kukar," ucapnya dalam Kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester 2 yang digelar di Ruang Rapat Daksa Artha BPKAD Kukar pada, Selasa (29/10/2024).
Sunggono juga menyebutkan pentingnya pemanfaatan data yang akurat dalam menentukan arah kebijakan penurunan stunting. Data yang valid dan terstruktur akan memudahkan pemerintah untuk melacak perkembangan dan memastikan setiap program berjalan sesuai target. Dan dalam hal ini, ia mengajak seluruh pihak terkait untuk memanfaatkan data sebagai acuan dalam menyusun langkah-langkah efektif.
Selain itu, melalui anggaran APBD 2024, Pemerintah Kabupaten Kukar juga telah menyiapkan program bantuan makanan bergizi khusus bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan asupan gizi yang memadai dan membantu anak-anak mencapai pertumbuhan optimal.
"Bantuan makanan bergizi juga menjadi salah satu bagian dari target intervensi untuk mengatasi masalah stunting secara komprehensif," tambahnya.
Sunggono berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan semua pihak terkait untuk semakin mengoptimalkan program penurunan stunting di Kukar. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah demi mencapai target yang telah ditetapkan.
Lebih jauh, Sunggono menargetkan agar Kukar dapat mencapai angka nol persen stunting di masa depan. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemanfaatan teknologi dalam pemantauan kesehatan anak, harapan ini diharapkan dapat terwujud, menjadikan Kukar sebagai kabupaten dengan kualitas kesehatan anak yang lebih baik dan tanpa kasus stunting. (adv/diskominfokukar/stg/kn3/rhi)
adminKN