Membumikan Al Quran Melalui Kegiatan Yok Etam Mengaji
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pelaksanaan kegiatan "Yok Etam Mengaji" sukses digelar. Dipimpin Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, ribuan masyarakat Kukar hadir mulai dari anak - anak hingga orang tua bersama - sama membaca ayat suci Al quran yang berlangsung di sepanjang turap Sungai Mahakam, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong dan berpusat di Taman Kota Raja. Jumat (23/4/2022) sore.
Meski sempat diguyur hujan namun tidak mematahkan semangat para peserta dalam hadir dalam kegiatan ini. Acara diawali dengan pembacaan Surah Al Fatihah dan Surah Al Baqarah oleh Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Wakil Bupati Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, Sekda Kukar Sunggono, serta para undangan lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang telah resmi masuk dan diatur di dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2021 yakni Gerakan Etam Mengaji (Gema). Bupati Kukar Edi Damansyah menyebutkan kegiatan ini mendapat antusias baik dari masyarakat dan akan dijadikan agenda rutin dalam membumikan Al Quran.
“Alhamdulilah semoga sore ini menjadi momen membangun masyarakat, menggelorakan, mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk kegiatan mengaji,” ungkapnya.
Dirinya juga berharap kegiatan ini bisa diikuti di seluruh wilayah Kukar. “Ya semoga keberadaan gerakan mengaji ini bisa berjalan di 193 desa, 44 kelurahan di 18 kecamatan se-Kukar,” tambahnya.
Kegiatan ini berlangsung dari Taman Kota Raja hingga deoan Bankaltimtara. Kegiatan ini juga diikuti ribuan peserta dari kalangan pelajar SD, SMP dan SMA serta para mahasiswa. Edi menyebutkan ini salah satu sasaran jajarannya dalam program Gema. Terutama kalangan pelajar yang termasuk dalam tanggung jawab kabupaten seperti PAUD, TK, SD dan SMP.
“Tetapi satuan pendidikan tingkat atas ini kami imbau lokusnya di Kukar. Instansi pemerintah dan lingkungan masyarakat. Karena seperti yang selalu saya sampaikan kita lakukan di kabupaten ini penguatan saja. Mengaji para orang tua, ustaz dan alim ulama sudah bergerak secara mandiri,” jelasnya.
"Semoga momentum hari ini tidak hanya menjadi bagian kita melakukan kegiatan seremonial saja. Tetapi juga bagian peran serta masyarakat untuk melaksanakan kebijakan kami mengaji ini,” sambungnya.
Sementara itu Ketua MUI Kukar KH Abdul Hanan menilai kebijakan pemerintah dalam program Gema ini sangat baik dan bermanfaat dalam upaya syiar agama Islam. "Bagus, ini adalah sebagai tindak lanjut dari program gerakan etam mengaji. Supaya Alquran lebih syiar di Kutai Kartanegara," jelasnya.
Dirinya menyampaikan agar program ini bisa terus berjalan, harus ada pembinaan sejak dini. " Untuk lebih intens, harus ada pembinaan khusus melalui TPA, melalui pondok pesantren melalui pendidikan formal. Ini bagus, Syiar di Bulan Ramadan untuk menyemangatkan anak anak yang belajar," terangnya.
Selain itu diharapkan program ini terus dimonitor, agar program yang dijalankan sesuai dengan harapan. "Sehingga bisa menbentuk anak - anak Kukar yang Qurani," harapnya. (adv/pkom/kn/rhi)
admin