Operasi Pasar Disperindagkop UKM Kaltim di Sangatta Selatan: Bukti Pemerintah Hadir untuk Rakyat

By adminKN 31 Agu 2025, 16:08:57 WIB Kalimantan Timur
Operasi Pasar Disperindagkop UKM Kaltim di Sangatta Selatan: Bukti Pemerintah Hadir untuk Rakyat

Keterangan Gambar : Kegiatan operasi pasar di Kecamatan Sangatta Selatan yang dilaksanakan Disperindagkop UKM Kaltim


kukarnews.id, KUTAI TIMUR — Antusiasme warga Sangatta Selatan memadati halaman Kantor Camat Sangatta Selatan sejak pagi hari dalam kegiatan Operasi Pasar yang digelar oleh Disperindagkop UKM Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari ini mulai pukul 08.30 hingga 13.30 WITA. Minggu(31/8/2025).

Operasi pasar ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Komoditas seperti minyak goreng, gula pasir, dan telur menjadi primadona dan cepat habis diserbu warga.

“Ini menandakan kebutuhan warga akan bahan pokok penting (bapokting) masih sangat tinggi,” ujar Gusti Musahhadah, Pengadministrasian Akses Pasar Disperindagkop Kaltim.

Baca Lainnya :

Menariknya, meskipun tidak ada subsidi harga langsung, Disperindagkop Kaltim menanggung seluruh biaya logistik distribusi dari Samarinda ke lokasi kegiatan. Hal ini memungkinkan harga jual tetap sama dengan harga di ibu kota provinsi, tanpa tambahan ongkos angkut.

“Harga jual kami mengikuti harga di Samarinda. Ongkos kirim, bongkar muat, dan logistik ditanggung oleh dinas. Jadi masyarakat di Kutim bisa membeli dengan harga lebih terjangkau,” jelas Gusti.

Seluruh barang dijual dalam bentuk satuan dan tanpa persyaratan administratif. Warga cukup datang dan membeli langsung, tanpa perlu menunjukkan KTP atau kartu keluarga. Namun, untuk komoditas beras SPHP, pembelian dibatasi maksimal dua sak (10 kg) per konsumen agar distribusi merata.

Harga yang ditawarkan dalam operasi pasar ini jauh lebih murah dibanding harga pasar. Misalnya Beras SPHP dijual seharga Rp60 ribu per 5 kg, Beras non-SPHP dijual Rp77 ribu per 5 kg, sedangkan harga pasar untuk jenis beras serupa bisa mencapai Rp90 ribu per 5 kg

Selisih harga ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Total transaksi yang tercatat selama kegiatan mencapai Rp 44.743.400, mencerminkan tingginya daya beli dan kebutuhan masyarakat terhadap komoditas pokok.

Disperindagkop Kaltim juga menyatakan kesiapan untuk memperluas jangkauan kegiatan ini ke kabupaten/kota lain di Kalimantan Timur. Penentuan lokasi kegiatan sepenuhnya berdasarkan surat permohonan resmi dari pemerintah kabupaten, bukan penunjukan langsung dari provinsi.

“Kami sudah menawarkan kegiatan ini ke seluruh daerah di Kaltim. Jika ada surat permintaan dari kabupaten atau kota, maka kami fasilitasi sesuai kemampuan anggaran,” tutup Gusti. (adv/dppkukmkaltim/kn1/rhi)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


kanan - iklan sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.