Permasalahan Banjir di Bontang Mendapat Perhatian Serius dari Sutomo Jabir

Permasalahan Banjir di Bontang Mendapat Perhatian Serius dari Sutomo Jabir

kukarnews.id, SAMARINDA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Dapil VI Kutai Timur (Kutim), Bontang dan Berau, Sutomo Jabir menyoroti permasalahan banjir yang menjadi agenda tahunan bagi Kota Bontang. 


Politikus muda PKB ini menegaskan, permasalahan banjir di Bontang menjadi perhatian khusus semua pihak khususnya pemerintah provinsi dan dirinya terus mendorong untuk mengejar pembangunan penanggulangan banjir di Kota Taman ini. 


“Kota Bontang ini dikenal dengan daerah yang rutinitasnya adalah persoalan banjir, itu yang saya kejar. Apa tindakan kita dari pemerintah provinsi terkait banjir ini,” ujarnya. 


Ia memastikan, program prioritas di Kota Bontang saat ini, adalah pengendalian banjir, yang mana dibeberapa desa juga sering terjadi banjir, seperti di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur (Kutim). Saya berpendapat, bahwa air bah yang terjadi di Bontang adalah kiriman dari Kutim.


“Karena air dari Bontang itukan kiriman dari Kutim, kiriman masuk ke Bontang, makanya kita sudah beberapa tahun terakhir ini memperjuangkan itu, dan itu tahun ini mungkin clear izinnya dengan studi kelayakan nya,” tuturnya. 


Ia berharap, penanggulangan banjir, dan pengendalian banjir di Suka Rahmat itu sudah dimulai tapi ternyata masih terkendala izin pakai kawasan hutan. Untuk itu, kami sudah mengejar pembangunan penanggulangan banjir ini di beberapa tahun terakhir.


"Maka saya terus mendorong, di 2024 mendatang akan direncanakan, maka di 2025 telah mulai pengerjaan pengendali banjir di Desa Suka Rahmat nanti dibangun bendungan untuk menanggulangi banjir,” tutupnya. (wn/kn1/rhi/advdprdkaltim)