- Rea Kaltim Gelar Pelatihan UMKM untuk Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi Desa
- Oh House Project Inisiasi Beauty Class bagi Muda-Mudi Handil
- PELITA BUWANA, Inovasi Sosial PEP Sangatta Field Lapangan Semberah
- Bupati Kutim Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional
- Wabup Kutim Patok 3 Persen Turunkan Angka Stunting Setiap Tahun
- Wabup Kutim Apresiasi Pengukuhan Kopda Borneo
- Mahyunadi Harap Aparatur Mampu Mengoptimalkan Infrastruktur Digital
- Bupati Apresiasi Petani Melon di Teluk Pandan, Hasilkan 30 Ton Sekali Panen
- Bupati Buka Kejurprov Arm Wrestling 2025
- Kukar Catat Penurunan Angka Stunting Signifikan, Bupati Aulia Rahman Basri Apresiasi Tim Percepatan
Rapat Paripurna DPRD Kukar Peringatan HUT ke-243 Kota Tenggarong

Keterangan Gambar : Sidang Paripurna HUT Ke -243 Kota Raja Tenggarong
kukarnews,id, KUTAI KARTANEGARA – DPRD Kutai Kartanegara menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pidato Bupati Kukar pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-243 Kota Tenggarong. Acara yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kukar itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I, Abdul Rasyid.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rasyid menyampaikan bahwa momen peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi titik penting untuk melahirkan kebijakan pembangunan yang lebih baik. Ia mengingatkan kembali sejarah dan perjuangan para pendahulu harus menjadi pijakan dalam membangun Kota Tenggarong ke depan.
“Walaupun banyak hal sudah dirancang dan dijalankan, kita tetap perlu menjaga semangat kebersamaan. Peringatan HUT ke-243 dengan tema Menjaga Marwah Peradaban Nusantara seharusnya bisa memberi inspirasi untuk membangun daerah ini lebih ramah, bersih, indah, dan maju,” ucapnya.
Baca Lainnya :
- Pembalap Liar Dorong Motor Sejauh 5 Kilometer0
- Rendi Solihin Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Bersama Kepala BNPB0
- Lapas Tenggarong Laksanakan Kumham Berbagi0
- Desa Mandiri Dukung Ketahanan Pangan Nasional0
- Ely Hartati Rasyid Harapkan ISBI Kaltim Kembali Buka Ajaran Baru0
Ia juga menekankan seluruh potensi sumber daya di Kukar perlu dikelola secara profesional dan berkeadilan. Bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga melestarikan budaya, adat istiadat, serta kearifan lokal yang sudah diwariskan turun-temurun.
“Tradisi yang ada jangan sampai hanya jadi tontonan seremoni. Harus benar-benar dihidupkan dan jadi energi sosial untuk membangun daerah. Inilah cara kita menjaga marwah peradaban Nusantara,” tambahnya.
Rapat paripurna ini pun menjadi ajang refleksi bersama, bagaimana Tenggarong sebagai kota tua penuh sejarah bisa terus berkembang tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitasnya.
Seusai sambutan Abdul Rasyid, acara dilanjutkan dengan mendengarkan pidato Bupati Kukar dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Tenggarong ke-243. (adv/dprdkukar/kn2/rhi)












