Rencana Pembangunan RS Muara Badak Masih Dalam Tahap Studi Kelayakan Proyek
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Wahab Arief menyebutkan bahwa perencanaan pembangunan rumah sakit di Kecamatan Muara Badak masih dalam tahapan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan proyek.
“Itu baru saja di tender masalah review perencanaan dan fs nya, jadi kita menunggu penyelesaian itu sepertinya dari fs itu, mau liat di mana lokasi yang tepat,” jelasnya.
Wahab berharap, agar di tahun 2022 mendatang, Detail Engineering Design (DED) dan amdal sudah bisa dilaksanakan. Bahkan, jika memungkinkan, pembangunan juga bisa segera dilaksanakan.
Namun, penyiapan lahan memang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Saat ini, itulah hal utama yang paling mendasar. Persoalan itu, lanjutnya, menjadi kewenangan pemerintah daerah. Pihaknya hanya turut mendorong agar pembangunan rumah sakit di Muara Badak bisa segera terealisasi. “Lokasi itu kita serahkan kepada pemerintah yang memang kewenangannya,” ucapnya.
Terkait penentuan lokasi pun, pihaknya hanya menunggu hasil kajian. Wahab mengaku, dirinya tidak mau mengira-ngira. Karena memang, saat ini masih belum jelas pemantapan lokasi tersebut. “Belum jelas, cuma ada dua alternatif antara batu-batu dengan tanjung limau,” ujarnya.
Rumah sakit itu, diperuntukkan bagi masyarakat dengan jumlah penduduk ratusan ribu jiwa itu, agar lebih mudah dan dekat. Diharapkan juga, bisa menjadi salah satu penghasil PAD di Kukar kedepannya. “Karena bagaimanapun di Muara Badak itu ditunjang beberapa perusahaan migas. Mudah-mudahan bisa mengcover kecamatan Marangkayu dan Anggana,” harapnya. (adv/dprd/kn1)
admin