Rendi Solihin Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Bersama Kepala BNPB

Rendi Solihin Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Bersama Kepala BNPB

kukarnews.id, TENGGARONG -  Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin bersama Dandim 0906 Kutai Kartanegara Letkol Inf Charles Alling, Wakapolres Kukar Kompol Aldi Alfa Faroqi, Kepala Satpol PP Fida Hurasani dan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar Aspianur Sandi mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid 19 bersama Ketua Satgas Penanganan Covid 19 yang juga Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Jajaran Pemprov Kaltim beserta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan (Forkopimda) Provinsi, Kabupaten/kota di Ruang Vidcom Lantai II Kantor Bupati, Rabu (4/8/21).

Gubernur Kaltim H Isran Noor dalam sambutannya mengatakan seluruh Kabupaten/Kota di Kaltim dan seluruh Forkopimda sudah melaksanakan instruksi Pemerintah Pusat dengan memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 sesuai dengan Inmendagri no 28 Tahun 2021.

"Ada 8 Kabupaten/Kota di Kaltim yang masuk level 4 kecuali Paser dan Mahakam Ulu, kita sudah lakukan berbagai upaya untuk menuntaskan pandemi Covid 19 ini namun tetap virus ini masuk dengan berbagai cara melalui celah-celah hingga sampai kesasarannya dan tenaga medis pun sudah kewalahan menanganinya termasuk fasilitas - fasilitas rumah sakit yang kurang,"jelasnya.

Sementara Ganip Warsito mengukapkan, kondisi dilapangan yang sudah dilaksanakan oleh gubernur dan para Bupati dan Walikota sudah melaksanakan penanganan dengan baik. "namun kenapa kasus masih terus meningkat, oleh karena itu kami harus melakukanan koordinasi dilapangan, dan ternyata memang harus ada yang perlu dibenahi,” ujarnya.

Letak pembenahan akan dilakukan mulai dari hulu sampai dengan hilirnya, selain itu harus dilakukan tracking untuk menentukan hasil identifikasi pada masing-masing kondisi dan cara penanganannya. Seperti isolasi mandiri untuk orang dengan tanpa gejala maupun orang dengan gejala ringan,"ungkapnya.

Ia memberikan apresiasi kepada semua yang sudah bekerja keras dalam penanganan Covid 19 diProvinsi Kaltim. "Saya lihat Kaltim termasuk Provinsi tinggi disiplinnya dalam prokes, semua hal terjadi dilapangan selalu ada laporan kekami karena disini banyak relawan covid 19 yang ikut membantu dilapangan dan kami lihat posko yang berdiri juga banyak disini,"ujarnya.

Ia juga berpesan agar pelaksanaan 3 pilar utama dalam menangani kasus Covid 19, yaitu kecepatan vaksinasi diwilayah yang menjadi pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi, penerapan prokes 3 M dan meningkatkan upaya pengetesan, pelacakan, isolasi dan perawatan (3T) dimasyarakat. (*)