Atlet Muda Balap Sepeda Kaltim Cetak Prestasi Membanggakan di Tengah Keterbatasan

Atlet Muda Balap Sepeda Kaltim Cetak Prestasi Membanggakan di Tengah Keterbatasan

kukarnews.id, SAMARINDA – Desain Olahraga Daerah (DOD) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Open Tunamen Punai MTB XCE yang berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, atlet-atlet muda balap sepeda DOD Kaltim berhasil meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

 

Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan DOD Kaltim terhadap atlet-atlet usia dini telah membuahkan hasil yang positif. Meski masih berusia 15 tahun ke bawah, para atlet muda ini mampu bersaing dengan atlet-atlet senior lainnya.

 

Aimar Alqantani Bachdim menjadi bintang dalam ajang ini setelah berhasil meraih medali emas pada nomor Men yunior MTB XCE putra. Sementara itu, Salsa Aulia dan Felicia Natasya masing-masing meraih medali perak dan perunggu pada nomor MTB XCE putri.

 

Di balik prestasi gemilang ini, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh para atlet DOD Kaltim, terutama terkait dengan peralatan. Pelatih tim balap sepeda DOD Kaltim, Dany, mengungkapkan bahwa sebagian besar sepeda yang digunakan oleh para atlet merupakan pinjaman dan kondisinya sudah tidak layak.

 

"Sepeda yang digunakan oleh anak-anak ini sudah tidak layak lagi. Ini sangat disayangkan karena dapat menghambat perkembangan prestasi mereka," ujar Dany.

 

Hal ini terbukti ketika pembalap andalan DOD Kaltim, Ragil Putra, harus mengalami nasib sial akibat rantai sepedanya yang putus saat tengah berlomba. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki peralatan yang memadai untuk mendukung prestasi atlet.

 

Menanggapi kendala yang dihadapi oleh para atlet balap sepeda DOD Kaltim, Zairin Zain, Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim, menyatakan bahwa sarana dan prasarana untuk cabang olahraga sepeda perlu diperbaharui.

 

"Idealnya, setiap atlet memiliki sepeda sendiri yang memenuhi standar internasional. Ini sangat penting untuk mendukung perkembangan prestasi mereka," tegas Zairin.

 

Prestasi yang diraih oleh atlet-atlet muda balap sepeda DOD Kaltim ini menjadi bukti bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi di cabang olahraga ini. Namun, untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi, diperlukan dukungan yang lebih serius dari pemerintah dan pihak swasta.

 

Dengan dukungan yang memadai, diharapkan atlet-atlet muda Kaltim dapat terus berkembang dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. (adv/disporakaltim/dc/rhi)