Bangga Masuk Nominasi, Kades Muara Wis Sebut Peran Seluruh Pihak
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Desa Muara Wis menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian desa yang berhasil masuk dalam nominasi Lomba Desa Berkinerja Baik Tingkat Nasional dalam konvergensi penurunan stunting. Desa Muara Wis mewakili Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masuk lima besar untuk Regional 2 atau Regional Tengah.
“Selamat datang bagi tim verifikator, semoga semua proses dimudahkan. Kami berusaha dengan kinerja dan konvergensi agar bisa mencapai zero stunting di masa mendatang,” ujar Kepala Desa Muara Wis, Kasmir di hadapan Tim Verifikator Lapangan di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Muara Wis. Kamis (21/8/2025).
Ia juga menyoroti salah satu program inovatif yaitu SiCekatan singkatan dari Kolaborasi Cegah Atasi Stunting dengan Program Konvergensi yang menjadi bagian dari upaya penurunan angka stunting.
Kasmir menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program ini. “Dengan kolaborasi bersama instansi terkait, kami berupaya membantu mulai dari pendidikan hingga kesehatan. Dukungan dari pihak provinsi dan kabupaten sangat berarti bagi kami,” tambahnya.
Sementara itu, Novian Hendriana, anggota tim verifikator, menjelaskan bahwa kunjungan ke Desa Muara Wis merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan Lomba Desa Berkinerja Baik tingkat nasional. “Saat ini, Desa Muara Wis masuk dalam nominasi 15 desa terbaik. Ini berkat peran aktif dari TPPS provinsi hingga tingkat desa, serta pendamping desa yang memfasilitasi hingga masuk nominasi,” ungkap Novian.
Verifikasi lapangan mencakup pemeriksaan dokumen, klarifikasi data, dan evaluasi kinerja desa. Tujuan akhirnya adalah menentukan peringkat terbaik secara nasional.
Beberapa aspek yang dinilai meliputi, pengalokasian dana desa untuk penurunan stunting, tingkat konvergensi program, pelaksanaan rembuk stunting, rencana aksi konvergensi, inovasi dan praktik nyata di lapangan.
“Verifikasi ini memastikan bahwa inovasi yang dilakukan benar-benar nyata dan berkelanjutan, demi mewujudkan cita-cita nasional yaitu desa bebas stunting,” tutup Novian. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)
admin