DPRD Kukar Minta Pemkab Maksimalkan Realisasi Anggaran Covid-19

DPRD Kukar Minta Pemkab Maksimalkan Realisasi Anggaran Covid-19

kukarnews.id, TENGGARONG - DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar terkait progres realisasi dari anggaran penanganan Covid-19 tahun 2021, di ruang Banmus DPRD Kukar, Senin (14/6/2021).


Anggota Komisi IV DPRD Kukar menilai Pemkab Kukar belum maksimal dalam memanfaatkan anggaran Covid -19 tahun  2021, untuk diketahui biaya untuk penanganan Covid-19 masuk dalam Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan anggaran sebesar Rp. 40 Miliar, dan hingga akhir tutup semester I baru terelesasi sekitar 30 persen.


Ketua Komisi IV Baharuddin mengatakan, terkait Covid-19 telah dijelaskan bahwa penanganannya sudah dimulai dari awal tahun 2020 lalu. Sampai hari ini pun, penanganan berkaitan dengan hal itu masih berlanjut. 


“Tadi sudah dijelaskan dari pemerintah, penanganan Covid-19 diawali dari tahun 2020,” katanya.


Berkaitan dengan hal tersebut, penanganan Covid-19 saat ini berfokus dalam percepatan pencapaian target herd immunity sebesar 70 persen secara nasional. Tercatat persentase vaksinasi berada pada angka 42 persen yang didapatkan dari tahap pertama dan tahap kedua. 


Ia berharap, target angka yang telah ditentukan pemerintah tersebut bisa tercapai pada tahap ketiga vaksinasi yang jadwalnya masih harus menunggu instruksi dari pusat. 


“Diharapkan dengan tahap ketiga (nanti), bisa mencapai 100 persen,” harapnya. 


Sementara itu, Asisten I Pemkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat menerangkan, anggaran Covid-19 dialokasikan ketiga OPD, yakni Dinkes, BPBD dan Satpol PP. “Rata-rata realisasi yang sudah dicapai di atas 20 persen di bawah 33 persen ditiga OPD itu,” terangnya. 


Ditambahkannya sebagian besar anggaran yang ada telah digunakan untuk menunjang insentif yang diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang telah bekerja keras. Sehingga, para nakes bisa lebih semangat untuk bekerja dan menangani para pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Supaya ada semangat kerja,” pungkasnya.(*/kn1)