Geliat Gotong Royong di Jembayan Dalam, Satgas TMMD 130 dan Warga Kebut Pengamparan Jalan Tani

Geliat Gotong Royong di Jembayan Dalam, Satgas TMMD 130 dan Warga Kebut Pengamparan Jalan Tani

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Suasana hangat penuh kebersamaan membuncah di kawasan pertanian Dusun Tudungan, Desa Jembayan Dalam, Kecamatan Loa Kulu, Senin (19/10/2026). Dengan bermodalkan cangkul, sekop, dan peralatan seadanya, puluhan prajurit Satgas TMMD ke-130 Kodim 0906/Kutai Kartanegara tampak padu bersama warga setempat melakukan pengamparan dan pemerataan tanah untuk Jalan Usaha Tani.

Aksi gotong royong di bawah terik matahari tersebut dilakukan untuk mempercepat pembenahan jalur utama yang menjadi urat nadi mobilitas pertanian warga. Kekompakan antara seragam loreng dan kaos lusuh para petani ini menjadi potret nyata hidupnya kembali tradisi kemanunggalan TNI bersama rakyat di pelosok desa.

Pengawas Lapangan TMMD 130, Serma Sapto menegaskan, antusiasme warga yang turun langsung ke lokasi pengerjaan memberikan energi tambahan bagi para prajurit di lapangan.

"Keterlibatan aktif warga dalam kegiatan fisik ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kekompakan warga yang hadir menjadi dorongan dan semangat bagi anggota Satgas TMMD. Tanpa adanya dukungan dan kerja sama warga, pengerjaan ini tidak akan berjalan secepat dan selancar ini," ujar Serma Sapto.

Senada dengan hal itu, kegembiraan tak mampu disembunyikan oleh para petani lokal. Ketua RT setempat, Wahab Sarani, mengaku sangat bersyukur atas sentuhan TMMD yang mengubah wajah akses pertanian yang selama ini terisolasi dan sulit dilintasi.

"Dengan adanya jalan usaha tani ini sangatlah membantu bagi kami sebagai petani. Dulu kami hanya bisa pakai kendaraan roda dua, belum lagi kalau turun hujan jalanan licin dan becek. Sekarang petani bisa lebih bersemangat bercocok tanam karena pembeli bisa langsung transaksi di lokasi panen. Untuk itu, mari kita sama-sama menjaganya," tutur Wahab Sarani penuh antusias.

Pengamparan jalan ini diharapkan tak sekadar mempermudah pengangkutan pupuk dan hasil bumi, tetapi juga memangkas biaya operasional petani sehingga kesejahteraan warga Dusun Tudungan dapat meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. (kn1/rhi)