Meriahkan Hari Koperasi dan UMKM Nasional, PPKN Kukar Bagi-Bagi Amplang Balet di Arbizz Space
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 dan Hari UMKM Nasional ke-10 menjadi bukti nyata betapa tangguhnya para pejuang ekonomi kecil di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Lewat senyuman hangat para anggota Perkumpulan Pengusaha Kuliner Nusantara (PPKN) Kukar yang membagikan renyahnya Amplang Balet secara gratis, momen ini bukan sekadar tentang bagi-bagi camilan, melainkan simbol terima kasih bagi masyarakat yang selama ini terus mendukung karya anak daerah.
Langkah ini juga menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ajang perkenalan produk kuliner lokal yang telah resmi meraih Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atau hak paten tersebut.
Ketua PPKN Kukar, Salmiah, menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung utama yang menjaga ketahanan ekonomi daerah. Karena itu, momentum pembagian produk unggulan ini diharapkan mampu memicu semangat para pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi.
"UMKM itu punya peran yang sangat penting dalam menaikkan perekonomian daerah. Kami sangat berharap kawasan Arbizz Space ini bisa menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk terus berkembang," ujar Salmiah di sela-sela kegiatan.
Salmiah juga menitipkan harapan besar kepada pemerintah daerah agar merangkul para pegiat UMKM secara lebih luas. "Harapan kami ke depan, pemerintah bisa lebih bersinergi lagi dengan PPKN. Kita merangkul teman-teman UMKM bersama-sama, supaya usaha lokal kita tidak cuma bertahan, tapi bisa naik kelas," tambahnya.

Kehadiran para pelaku UMKM malam itu mendapat perhatian penuh dari Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. Saat menyusuri area Arbizz Space, ia mengaku bangga melihat antusiasme pedagang yang ternyata datang dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.
"Alhamdulillah, penjual yang meramaikan Arbizz Space malam hari ini bukan cuma dari kawasan Tenggarong saja. Tadi saya temukan ada yang datang jauh-jauh dari Kecamatan Kembang Janggut, juga dari kecamatan-kecamatan lainnya," tutur Aulia dengan nada apresiatif.
Melihat potensi besar tersebut, Aulia menginginkan Arbizz Space tidak hanya berhenti sebagai tempat transaksi jual beli belaka. Ke depan, tempat ini dirancang sebagai pusat integrasi kegiatan warga, seni, dan ekonomi kreatif.
"Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi hub atau pusat kumpulnya warga masyarakat Kutai Kartanegara untuk kegiatan rekreasi, budaya, dan bisnis. Nantinya di panggung-panggung ini akan kita tampilkan pertunjukan budaya, tari-tarian lokal, dan kreativitas lainnya, sehingga ruang ini menjadi makin hidup dan kaya," terang sang Bupati.
Tak berhenti pada penyediaan ruang fisik, penguatan ekosistem UMKM Kukar juga merambah ke dunia digital. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Kartanegara, Muhammad Reza, mengungkapkan bahwa momen berharga ini dirangkai dengan peluncuran aplikasi KukarGo.
Aplikasi ini hadir sebagai etalase digital resmi untuk mempromosikan dan mempermudah pemasaran produk-produk UMKM lokal secara lebih luas.
"Hari ini bertepatan juga dengan launching-nya KukarGo. Ini adalah etalasenya UMKM Kukar yang dikembangkan bersama DPM-PTSP sebagai operator utamanya," jelas Reza.
Reza menambahkan, KukarGo dirancang terintegrasi lintas dinas agar pembinaan UMKM berjalan lebih padu dan terarah.
"Penggunanya adalah beberapa OPD binaan yang selama ini mendampingi teman-teman UMKM di Kutai Kartanegara. Selain kami di Dinas Koperasi, ada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dispora, Disnaker, serta beberapa dinas terkait lainnya. Semua bisa memanfaatkan etalase digital ini melalui aplikasi KukarGo," pungkas Reza.
Dengan kolaborasi antara inovasi produk berpaten, penyediaan ruang publik yang hidup, serta dorongan teknologi digital, peringatan Hari Koperasi dan UMKM tahun ini menjadi tonggak baru bagi kemajuan ekonomi rakyat di Kutai Kartanegara. (kn1/rhi)

adminKN 