Tugu Pembantaian Jepang di Desa Loh Sumber
kukarnews.id, LOA KULU - Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki sebuah tugu peringatan yang berlokasi di tengah hutan. Tugu dibuat di masa tahun 1946, untuk mengenang 183 warga pribumi yang melawan penjajahan dan dibantai oleh bangsa Jepang.
Pembantaian ini dikarenakan akibat warga melawan dan tidak sejalan dengan penjajahan, untuk diketahui Loa Kulu adalah tempat pusat tambang pertama kali di Kutai, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki dan melimpah ini menjadi lirikan dan tujuan utamapara penjajah untuk menguasai dan mengeruk hasilnya.
Untuk menuju tugu tersebut, kita harus menaiki akses jalan semenisasi ke arah puncak yang dikelilingi hutan.
“Para pribumi ini sebelumnya dibantai di sebuah sumur pada tahun 1943, setelah Indonesia merdeka di bulan juli tahun 1946 jasad mereka dipindahkan dan dibangunlah tugu ini,” jelas Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno.
Tugu ini sebagai tempat semayam terakhir usai dipindah dari sumur pembantaian, dan saat ini dijadikan cagar budaya. “Sebagai tempat untuk mengenang kembali perlawanan pribumi terhadap para penjajah dan sebagai cara mensyukuri kemerdekaan yang bisa dirasakan saat ini,” tambahnya.
Sukirno berharap tempat bersejarah yang bisa menjadi tempat wisata edukasi ini bisa mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), agar bisa dibangun sarana yang lebih layak, bagi para wisatawan yang datang ke tempat ini. (kn1)
admin