Usai Ikuti Diklat, Disdikbud Kukar Harapkan Dampak Nyata Penanganan Stunting Melalui Guru PAUD

Usai Ikuti Diklat, Disdikbud Kukar Harapkan Dampak Nyata Penanganan Stunting Melalui Guru PAUD
Keterangan Gambar : Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor,

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berjenjang bagi Guru PAUD yang berlangsung sejak 21 Juli lalu. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kukar melalui sektor pendidikan usia dini.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menyampaikan harapannya agar para peserta diklat dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. “Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini tidak berhenti di ruang kelas. Guru PAUD harus menjadi penggerak dalam menyampaikan edukasi tentang pola asuh dan gizi seimbang kepada masyarakat,” ujarnya. Jumat (25/7/2025).

Diklat ini diikuti oleh 42 guru PAUD dari berbagai kecamatan dan menghadirkan narasumber dari lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan dan praktisi gizi. Materi pelatihan mencakup teori dan praktik, seperti pengolahan makanan sehat, deteksi dini stunting, serta strategi komunikasi edukatif kepada orang tua.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek edukatif, tetapi juga mencakup pelatihan praktis dari sisi kesehatan. Para peserta belajar mengenali kondisi lingkungan yang berisiko terhadap stunting, serta cara membuat makanan olahan sehat dan bergizi untuk ibu hamil dan anak-anak.

“Guru PAUD lebih efektif menyampaikan pesan-pesan kesehatan karena mereka berinteraksi langsung setiap hari,” tambah Thauhid.

Ia juga mengimbau seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, karena mereka akan menjadi agen edukasi stunting di tengah masyarakat. “Peserta harus memahami apa itu stunting, cara pencegahan, dampaknya, hingga bagaimana menyampaikan informasi secara efektif. Ini penting agar pesan yang disampaikan dapat diterima dan memberikan dampak nyata,” tutupnya. (adv/diskominfokukar/stg/kn2/rhi)