Wabup Rendi Solihin Jabarkan Program Kukar Idaman di Sektor Perikanan
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin berdiskusi dengan kelompok nelayan terkait dengan program 25 ribu nelayan produktif yang berlangsung di halaman Terminal Handil II, Muara Jawa. Minggu (13/11/2022).
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian bantuan benur, mesin kapal untuk nelayan yang berada di Kecamatan Muara Jawa, Sangasanga, dan Samboja serta dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis BLT Perlindungan Sosial terhadap nelayan.
"Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kukar telah memiliki alokasi anggaran melalui APBD Tahun 2022 sebesar Rp 104 Miliar ditambah dengan P-APBD Tahun 2022 sebesar Rp 138 juta," jelas Rendi.
Hingga saat ini, anggaran pada DKP Kukar untuk tahun 2022 diwujudkan melalui bantuan pengadaan, 1.271 unit mesin kapal/perahu, 250 kapal/perahu, 3.600 kawat pengilar, 3.050 jaringan ikan, 50 unit pendingin ikan (freezer) dan dua buah unit kapal pengawasan.
"Bantuan pembudi daya, 80.1 juta ekor benih ikan atau udang, 320 ton pakan ikan, 450 unit keramba, 50 unit kolam terpal, 3 ribu unit cool box. Pembangunan sarana prasarana, 1 unit TPI, 2 unit jembatan tambat, 1 unit hatchery. Pembuatan dokumen dan pelatihan, 5 dokumen perencanaan, Pelatihan 650 nelayan/pembudidaya terlatih,100 peserta temu kemitraan,” urainya.
Hingga saat ini, kata Rendi, DKP Kukar pada tahun 2022 ini telah memberikan bantuan kepada 2.360 nelayan, 4.940 Pembudidaya Ikan, 435 Pengolah Hasil Perikanan, 50 Masyarakat Pengawas, dan 500 Nelayan Miskin.
"Total bantuan yang diberikan oleh Pemkab Kukar melalui DKP Kukar pada tahun 2022 ini ialah sebanyak 8.285 penerima manfaat," ucapnya.
Untuk RKPD tahun 2023 DKP Kukar telah menyusun 5 program, 20 kegiatan dan 52 sub kegiatan. Adapun untuk anggaran yang telah disediakan sebanyak Rp 114 Miliar.
"Target sasaran bantuan DKP Kabupaten Kukar melalui RKPD Tahun 2023 secara per kelompok ialah, 111 kelompok usaha bersama,126 kelompok pembudidaya ikan, 15 kelompok pengolah hasil perikanan 5 kelompok masyarakat pengawas, " sebutnya.
Sementara itu untuk target sasaran bantuan perorangan ialah, 2.220 nelayan, 2.520 pembudidaya ikan, 225 pengolah, 100 pengawas, 500 nelayan miskin. Jumlah target sasaran bantuan perorangan ialah sebanyak 5.665 penerima bantuan. Selanjutnya dibutuhkan pula fasilitasi sebanyak 8.500 pelaku usaha perikanan/tahun untuk mencapai target RPJMD. (adv/dkom/kn1/rhi)

admin