WBP Ramaikan Pembukaan Festival Pekan Raya Tenggarong
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Dalam pelaksanaan festival Pekan Raya Tenggarong, kelompok seni Prodeo Art Gallery yang isinya merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Tenggarong mendapat kesempatan untuk menghibur para penonton dengan menampilkan sebuah karya seni tarian khas daerah Kutai Kartanegara (Kukar).
Staf Pengelola Pembinaan Lapas Kelas II A Tenggarong, Rifanda Huda menyebut ini langkah positif yang dilakukan oleh Pemkab Kukar, dimana pihaknya diberikan kesempatan untuk menampilkan sebuah pertunjukan seni yang dilakukan oleh grup seni tari Prodeo Art Gallery.
"Dispar Kukar mengundang secara langsung Lapas Kelas II A. Sehingga kami punya tempat untuk tampil dan menunjukkan bahwa di lapas juga memiliki pembinaan tari daerah, band dan lain-lain, " ucap Rifanda.
Lebih lanjut, Rifanda menceritakan awalnya di Lapas saat itu belum ada pembinaan kesenian, namun ia berinisiatif untuk mencoba membentuk kelompok kesenian dan pengembangan yang lainnya. Namun, siapa sangka ternyata banyak peminatnya.
"Setelah dibentuk ternyata banyak yang ikut untuk belajar kesenian, tidak hanya itu, ada juga beberapa WBP yang tergabung dalam kesenian grup musik tradisional," ungkapnya.
Adapun yang tergabung dalam grup Prodeo Art Gallery saat ini berjumlah 30 WBP dan terus melakukan pelatihan kesenian tari khas daerah. Tentunya pihaknya tidak sendiri dalam melakukan pembinaan terhadap WBP, saat ini pihaknya melakukan kerjasama dengan sanggar seni tari Yayasan Gubang.
"Kami latihan seminggu dua kali, apabila ada penampilan maka latihan akan ditingkatkan menjadi setiap hari agar lebih baik lagi," terangnya.
Rifanda menambahkan, setelah melakukan koordinasi dengan pihak Dispar Kukar, ke depan Prodeo Art Gallery akan dijadwalkan untuk ikut berpartisipasi dalam festival adat budaya yaitu Erau.
"Pada Erau kita akan menampilkan secara live musik berkolaborasi dengan seni tari, nantinya sebanyak 25 WBP yang akan turut serta dalam penampilan tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Ijay yang merupakan WBP Lapas Kelas II A Tenggarong, mengungkapkan rasa senangnya bisa menghibur masyarakat Tenggarong pada pelaksanaan Pekan Raya Tenggarong, ia juga turut mengapresiasi langkah Lapas Kelas II A dalam melakukan pembinaan.
"Pihak Lapas telah melakukan pembinaan dengan baik kepada kami, sehingga kami dapat diberikan kesempatan untuk menampilkan sebuah karya seni tari kepada masyarakat melalui Festival Pekan Raya Tenggarong," tuturnya.
Awalnya pada saat bergabung dalam kelompok seni tari Prodeo Art Gallery, mengalami kesulitan dalam berlatih kesenian, karena ia tidak memiliki latar belakang kesenian, namun seiring waktu berjalan akhirnya mulai terbiasa dalam berlatih kesenian tari tradisional yang difasilitasi oleh Lapas Kelas II A Tenggarong. (kn1/rhi)
admin