Kecamatan Loa Janan Jadwalkan Rapat Stunting Bersama Tiga Puskesmas
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berencana menggelar rapat bersama tiga puskesmas untuk mengevaluasi perkembangan program pencegahan dan penanganan stunting. Pertemuan tersebut akan melibatkan Puskesmas Loa Duri, Puskesmas Loa Janan, dan Puskesmas Batuah.
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, mengatakan rapat tersebut menjadi bagian dari koordinasi untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan sekaligus memperkuat pelaksanaan program lintas sektor. Hingga wawancara dilakukan, jadwal pertemuan masih dalam tahap penyusunan dan belum ditetapkan secara final.
"Dalam waktu dekat kami akan menjadwalkan rapat dengan tiga puskesmas, yakni Loa Duri, Loa Janan, dan Batuah. Pembahasan ini penting untuk melihat perkembangan penanganan stunting dan menentukan langkah yang perlu diperkuat,” ujarnya.
Menurut Hery, pembaruan data menjadi bagian penting dalam evaluasi karena pemerintah perlu mengetahui kondisi terkini sebelum menentukan tindak lanjut. Informasi dari masing-masing puskesmas dapat membantu mengidentifikasi langkah apa yang akan diambil selanjutnya.
"Baik tentang kebutuhan pelayanan, kelompok yang memerlukan perhatian, serta kendala dalam pelaksanaan program pencegahan," jelasnya.
Ia menegaskan, upaya menekan stunting tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan rutin. Program yang telah berjalan perlu dievaluasi secara berkala agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan pendampingan.
“Jangan sampai kita hanya menjalankan kegiatan tanpa mengetahui perkembangan dan kendalanya. Melalui koordinasi bersama puskesmas, kita ingin melihat apa yang sudah berjalan, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana upaya pencegahan bisa semakin efektif,” tutupnya.
Lebih lanjut, Hery berujar, selain puskesmas, pencegahan stunting di Loa Janan selama ini juga ditopang dengan pelaksanaan kegiatan posyandu di masing-masing desa di wilayah Kecamatan Loa Janan.
Hery berharap, pertemuan itu nantinya menjadi salah satu langkah untuk memperkuat perencanaan program, memastikan keberlanjutan intervensi, serta meningkatkan keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam penanganan stunting.
"Muaranya adalah upaya kita dalam pencegahan stunting di Kecamatan Loa Janan," pungkasnya. (adv/diskominfokukar/stg/zal/rhi)
adminKN 