Ketua DPRD Abdul Rasid Harap Masyarakat Pro Aktif Sampaikan Aspirasi

Ketua DPRD Abdul Rasid Harap Masyarakat Pro Aktif Sampaikan Aspirasi

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pimpinan dan semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) telah usai melaksanakan Kegiatan Reses Tahap II Masa Sidang III tahun 2022. Yang berlangsung selama kurun waktu lima hari sejak tanggal 25 Agustus - 30 Agustus. 


Semua legislator telah melakukan kunjungan ke masing-masing daerah pemilihan (Dapil), yakni untuk mendengarkan langsung aspirasi dan sekaligus melakukan silaturahmi kepada masyarakat. 


Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid mengatakan reses ini merupakan kegiatan wajib yang harus dijalankan oleh setiap legislator dengan sebaik-baiknya, untuk menampung aspirasi kegiatan-kegiatan pembangunan dalam. 


"Harapan kita juga ke seluruh masyarakat harus pro aktif untuk mengikuti kegiatan ini. Karena kegiatan ini harapannya nanti apapun yang diusulkan dari desa, kecamatan maupun masyarakat nanti bisa diakomodir untuk dimasukkan ke kegiatan penganggaran kedepannya," ucap Rasid. 


Sebab, apabila masyarakat tidak pro aktif untuk mengikuti kegiatan reses, maka DPRD akan kesulitan untuk mengetahui apa saja permasalahan dan kebutuhan di hadapi oleh masyarakat yang ada di daerah tersebut. 


"Karena ini untuk masyarakat sendiri. Dan memang ini salah satu tugas yang harus kita laksanakan, supaya kita bisa kembali ke masyarakat dan mengetahui apa yang menjadi permasalahan masyarakat. Baik itu infrastruktur, sosial dan lainnya, " tegas Rasid. 


Apabila legislator tidak melakukan kegiatan reses, tentunya tidak akan pernah tahu apa yang menjadi permasalahan yang ada di masyarakat, itulah alasan kenapa pentingnya kegiatan reses ini dilakukan oleh legislator. 


"Kita tidak akan tahu permasalahan yang ada. Seperti sekolah tidak layak, murid terbatas dan infrastruktur yang perlu diperbaiki. Itu yang menjadi kebutuhan daripada masyarakat di daerah itu," sebutnya. 


Hal seperti ini yang menjadi salah satu fungsi kenapa anggota DPRD harus turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi. Dan ini harus ditindaklanjuti apa yang menjadi kebutuhan dasar mereka. Karena kalau tidak menanggapi tentu itu akan menambahkan sebuah masalah baru. (adv/dprdkukar/kn1/rhi)