Perkuat Literasi Siswa Lewat Komunitas Belajar Mandiri Guru

Perkuat Literasi Siswa Lewat Komunitas Belajar Mandiri Guru

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - SMPN 2 Tenggarong mengembangkan komunitas belajar mandiri untuk guru sebagai strategi meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong literasi siswa. Program ini menjadi pelengkap dari komunitas belajar yang difasilitasi pemerintah daerah dan berfokus pada inovasi pembelajaran di kelas.

Kepala SMPN 2 Tenggarong, Yunus menjelaskan, komunitas ini menjadi wadah bagi guru untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan belajar, dan merancang strategi pengajaran yang lebih efektif dengan membahas dua mata pelajaran setiap harinya.

“Hari pertama fokus pada identifikasi kesulitan mengajar, hari berikutnya membahas strategi dan model pembelajaran yang bisa diterapkan,” ujar Yunus.

Hasil diskusi kemudian diimplementasikan langsung di kelas dan dievaluasi untuk menilai efektivitasnya terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Selain itu, setiap dua pekan, guru juga diwajibkan mempresentasikan praktik pembelajaran yang telah diterapkan, sehingga mendorong inovasi dan peningkatan kualitas mengajar.

Konsistensi ini berdampak pada peningkatan prestasi akademik siswa sekaligus pengembangan literasi. SMPN 2 Tenggarong telah ditetapkan sebagai Sekolah Literasi Nasional dan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, termasuk pendampingan daring terkait kemampuan membaca dan menulis siswa.

“Kami bahkan sudah menghasilkan dua buku antologi puisi yang ditulis oleh siswa dan guru. Ini bukti nyata semangat literasi di sekolah kami,” ungkap Yunus.

Dengan komunitas belajar mandiri dan dukungan program literasi nasional, SMPN 2 Tenggarong menargetkan terciptanya guru inspiratif dan siswa yang berprestasi, baik secara akademik maupun nonakademik. (adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)