Terima Data KRS, OPD Terkait Diminta Validasi Agar Tepat Sasaran

Terima Data KRS, OPD Terkait Diminta Validasi Agar Tepat Sasaran

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Setelah menerima data Keluarga Berisiko Stunting (KRS) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) segera melakukan langkah-langkah sejumlah program untuk menguji validitas data tersebut. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan efektif dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kukar.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyebutkan bahwa pihaknya menerima data dari Kementerian BKKBN terkait dengan data KRS, data ini menggambarkan tentang potensi warga kukar yang akan menjadi stunting. "Intinya data itu menjadi dasar untuk opd yang memiliki kewenangan untuk intervensi sensitif untuk menyelesaikan melalui program-program terkait tupoksinya," jelas Sunggono.

Kepada OPD terkait dirinya juga menyampaikan agar bisa diolah secara parsial, sehingga dari data KRS tersebut bisa diketahui data secara pasti.

"Harapannya kalo kita tau data itu secara pasti berbasis parsial tergambar jelas seperti apa kondisinya, tidak terjadi kesalahan intervensi," tambahnya.

Pemanfaatan data KRS ini merupakan langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021. Data tersebut akan digunakan untuk melakukan intervensi yang tepat sasaran berdasarkan kondisi nyata di lapangan. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)