Optimalisasi Penggunaan Chromebook Jadi Fokus Utama Disdikbud Kukar

Optimalisasi Penggunaan Chromebook Jadi Fokus Utama Disdikbud Kukar

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Setelah memastikan seluruh SD negeri dan swasta di Kutai Kartanegara menerima bantuan Chromebook, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar kini mengalihkan fokus pada upaya optimalisasi penggunaan perangkat tersebut di ruang-ruang kelas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kehadiran teknologi benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pembelajaran.

Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah perangkat yang tersalurkan, tetapi juga dari bagaimana sekolah memanfaatkannya untuk mendukung proses belajar mengajar sehari-hari.

“Chromebook bukan sekadar pelengkap ANBK, tetapi alat belajar yang harus dipakai secara berkelanjutan. Kami ingin sekolah benar-benar menjadikan perangkat ini sebagai bagian dari budaya belajar,” ujarnya saat ditemui Rabu (27/8/2025).

Menurut Nurkhalis, distribusi Chromebook ke sekolah memang bervariasi, mulai dari 15 unit hingga lebih dari 28 unit per sekolah, tergantung kebutuhan dan jumlah siswa. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa pertumbuhan jumlah siswa, terutama di kelas IV hingga VI, membuat beberapa sekolah masih kekurangan perangkat.

“Pertumbuhan jumlah peserta didik tidak bisa kita hambat. Karena itu, sekolah harus pintar mengelola penggunaan perangkat agar semua siswa tetap mendapat pengalaman belajar digital,” jelasnya.

Sebagai bagian dari strategi pemerataan pemanfaatan teknologi, Disdikbud Kukar mendorong sekolah-sekolah yang sudah berhasil mengintegrasikan Chromebook dalam pembelajaran untuk menjadi rujukan bagi sekolah lain. Mereka diminta membagikan praktik baik melalui komunitas belajar dan forum diskusi.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, Disdikbud Kukar berharap transformasi digital di tingkat sekolah dasar dapat berjalan lebih merata. Pemanfaatan Chromebook tidak hanya mendukung pembelajaran tematik, tetapi juga menumbuhkan kemampuan literasi digital yang penting bagi siswa menghadapi era teknologi. (adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)