Tarik Angka Stunting Hingga 12 Persen, DPMD Kukar Optimis Tren Penurunan Berlanjut

Kukar, Kutai Kartanegara, Stunting

Tarik Angka Stunting Hingga 12 Persen, DPMD Kukar Optimis Tren Penurunan Berlanjut

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Penanganan kasus stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan capaian positif. Pemerintah Kabupaten Kukar mencatat adanya tren penurunan angka prevalensi stunting yang cukup signifikan pada paruh kedua tahun ini.

 

Berdasarkan data dan koordinasi dalam tim lintas sektor, angka stunting di Kukar diperkirakan telah menyentuh angka 12 persen. Capaian ini menunjukkan perkembangan menggembirakan dari target yang ditetapkan sebelumnya.

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi internal yang dilakukan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten menunjukkan grafik penurunan yang konsisten.

 

"Informasi terakhir yang disampaikan ke dalam forum tim itu bahwa saat ini ada penurunan yang cukup signifikan di triwulan dua mau ke triwulan tiga ini di Kutai Kartanegara," ujar Arianto saat dikonfirmasi di Tenggarong.

 

Ia menjelaskan, penanganan stunting di Kukar melibatkan sinergi dari berbagai instansi teknis, di mana Dinas Kesehatan serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menjadi sektor utama.

 

Meski tren internal menunjukkan angka 12 persen, Arianto menyebutkan bahwa Pemkab Kukar masih menunggu rilis resmi hasil survei penilaian nasional yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

 

"Kita kan sudah 12 persen sekarang ya. Tapi kan belum dirilis, karena nanti ada survei sendiri dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Kependudukan. Insya Allah nanti di tahun ini akan ada rilis hasil survei penanganan stunting, dan informasi dari teman-teman Dinas Kesehatan itu akan menurun di Kutai Kartanegara," jelasnya.

 

Penanganan stunting di Kukar sendiri dilakukan secara konvergensi dan terintegrasi dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga ke tingkat desa. Komitmen ini terus diperkuat agar intervensi penanganan stunting di tingkat tapak dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)