Bukan Sekadar Seremoni, HUT ke-27 Kubar Jadi Titik Refleksi untuk Pembangunan dan Pemerataan Kesejahteraan
kukarnews.id, KUTAI BARAT– Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Barat bukan sekadar seremoni perayaan hari jadi daerah, melainkan momentum penting untuk mengevaluasi capaian pembangunan, membenahi kekurangan, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Penegasan tersebut disampaikan Frederick Edwin pada Apel HUT Kabupaten Kutai Barat ke27, di Alun-Alun Itho, Kamis (5/11)pagi.
Dalam pidatonya, Frederick menyampaikan bahwa bertambahnya usia Kabupaten Kutai Barat harus menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan panjang pembangunan sejak daerah ini berdiri hingga berbagai pencapaian yang telah diraih saat ini.
Menurutnya, setiap tahapan pembangunan memiliki nilai dan pembelajaran tersendiri. Berbagai keberhasilan yang telah dicapai perlu dipertahankan, sementara kekurangan dan tantangan yang masih dihadapi harus menjadi bahan evaluasi untuk menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan.
“Harapan saya, momentum ini dapat membawa semangat pembenahan dan perubahan dengan tetap menjaga suasana yang kondusif di daerah kita. Sebab, dalam suasana yang aman, tenteram dan damai, kita dapat melaksanakan tahapan pembangunan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Frederick juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah daerah. Diperlukan sinergi dan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.
Memasuki usia ke-27 tahun, Kabupaten Kutai Barat kini berada pada tahun kedua pelaksanaan visi pembangunan daerah 2025–2029, yakni “Kubar yang Semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata dan Beradat.”
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam empat misi utama pembangunan. Pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kehidupan masyarakat yang berdaya saing, harmonis, berbudaya dan beradat.
Kedua, meningkatkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat berbasis potensi unggulan daerah. Ketiga, memantapkan infrastruktur yang andal, merata dan ramah lingkungan. Keempat, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, responsif dan bertanggung jawab berbasis digital.
Pada peringatan HUT ke-27 tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengusung tema “27 Tahun Kutai Barat: Bersama Membangun, Merata dalam Kemajuan, Sejahtera dalam Kehidupan.”
Bupati menjelaskan, tema tersebut mengandung pesan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi harus memastikan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat kemajuan secara adil dan merata.
Pembangunan juga harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengoptimalkan potensi daerah, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang menjadi identitas Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Menutup pidatonya, Frederick mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan HUT ke-27 sebagai titik penguat kebersamaan dan semangat gotong royong. Ia berharap seluruh pihak terus menjaga persatuan, stabilitas dan kondusivitas daerah serta mengambil peran aktif dalam mendukung program pembangunan.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kabupaten Kutai Barat diharapkan mampu melanjutkan pembangunan yang semakin berkualitas, merata dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat.(adv/diskominfokubar/ar/kn1/rhi)

adminKN 