SMPN 3 Tenggarong Manfaatkan Digitalisasi untuk Tingkatkan Budaya Literasi dan Kualitas Pembelajaran
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - SMP Negeri 3 Tenggarong menunjukkan bahwa digitalisasi dapat menjadi kunci memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran. Sekolah ini berhasil menempati posisi tiga besar pada Lomba Perpustakaan Sekolah tingkat Provinsi Kalimantan Timur berkat penerapan teknologi dalam pengelolaan perpustakaan dan proses belajar mengajar.
Kepala SMPN 3 Tenggarong, Sariani, menjelaskan bahwa transformasi digital kini menjadi bagian rutin sekolah. “Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan mutlak. Setiap bulan kami memperbarui data perpustakaan, melakukan evaluasi berkala, dan hasilnya terlihat nyata,” ujarnya.
SMPN 3 Tenggarong menyediakan 1.007 Chromebook yang dapat dipinjam gratis oleh siswa, dilengkapi 44 papan tulis digital, serta jaringan internet yang mendukung kegiatan belajar. Chromebook hanya bisa diakses melalui akun belajar, sehingga penggunaannya lebih terkontrol.
Untuk menjaga koneksi tetap lancar, setiap kelas dilengkapi lima router dengan rasio satu router untuk sepuluh siswa, ditambah 13 titik wifi berkecepatan 200 Mbps di seluruh sekolah.
Sariani menekankan bahwa jika ada perangkat rusak, siswa hanya perlu mengembalikannya ke sekolah dan langsung mendapatkan pengganti, karena Dinas Pendidikan sudah menyiapkan stok cadangan.
Dengan langkah-langkah tersebut, sekolah tidak hanya meningkatkan akses literasi digital, tetapi juga membangun budaya belajar yang lebih interaktif dan modern. Sariani berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam memanfaatkan teknologi untuk pendidikan.
“Digitalisasi memungkinkan siswa belajar lebih mandiri dan kreatif, serta memperkuat keterampilan literasi mereka. Kami ingin memastikan semua siswa mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambahnya. (adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)
adminKN