Sinergi PKK Desa dan Kecamatan Didorong Dalam Penguatan Pemberdayaan Masyarakat
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, mendorong penguatan sinergi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa dan kecamatan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Kader PKK diharapkan turut memperluas edukasi keluarga, termasuk mengenai kesehatan ibu dan anak serta pencegahan stunting.
Hery mengatakan, PKK memiliki jaringan yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai program pemberdayaan. Keterlibatan kader di tingkat desa juga diperlukan agar kegiatan organisasi tidak hanya berfokus pada agenda rutin, tetapi mampu menjawab kebutuhan keluarga.
“Pemberdayaan tidak hanya dilakukan melalui struktur pemerintahan. Lembaga seperti PKK juga memiliki peran besar karena bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan PKK desa juga dapat diperkuat melalui kegiatan kelompok kerja (Pokja) dan berbagai perlombaan di tingkat kecamatan. Setiap desa memperoleh ruang untuk berpartisipasi sesuai pembagian tugas dan bidang yang telah ditentukan.
Hery menilai bermacam kegiatan itu nantinya dapat mendorong kerja sama antarkader sekaligus menjadi kesempatan untuk bertukar pengalaman. Program yang telah dijalankan di satu desa juga dapat menjadi inspirasi bagi desa lain untuk mengembangkan kegiatan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Dalam upaya pencegahan stunting, Hery menilai kader PKK dapat membantu menyampaikan informasi mengenai pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya membawa balita ke posyandu untuk memantau pertumbuhan.
“PKK memiliki jaringan sampai ke tingkat keluarga. Potensi itu perlu dimaksimalkan untuk membangun kesadaran masyarakat, termasuk mengenai kesehatan dan pemenuhan gizi anak. Pelaksanaannya tentu perlu bersinergi dengan posyandu, puskesmas, dan instansi terkait,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari keikutsertaan dalam perlombaan atau penghargaan yang diperoleh. Konsistensi kader menjalankan kegiatan dan manfaat yang dirasakan masyarakat juga menjadi tolok ukur penting.
Karena itu, koordinasi antara PKK desa dan kecamatan perlu terus dijaga agar program pemberdayaan dapat berjalan berkelanjutan. Sinergi tersebut juga diharapkan membantu memperluas jangkauan edukasi kesehatan hingga tingkat keluarga.
“Yang terpenting, kegiatan PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih kuat dan turut mendukung peningkatan kesejahteraan serta kesehatan masyarakat,” pungkas Hery. (adv/diskominfokukar/stg/zal/rhi)
adminKN 